Post pertama, mencoba template Textrim gratisan by Igniel

Ini artikel pertama di blog ini. Menjajal menulis di mode editor HTML. Ngeri-ngeri sedap, memakan waktu, dan menantang.

Selamat kembali lagi di Blogger! Setelah sekian lama, kalau saya tak salah ingat, terakhir kali menggunakan platform Blogger adalah masa-masa sekitar 2013-2016.

Nyatanya, nulis di Blogger itu jauh lebih menantang daripada CMS WordPress. Kita bersinggungan langsung dengan editor HTML, sesuatu yang di WordPress nyaris tidak pernah kita sentuh.

Seperti membuat:

  • 2013-2016, atau
  • editor HTML, di atas

Saya perlu memasukkan kode <kbd> yang kemudian ditutup dengan </kbd> melalui editor HTML. Sialan betul. Cukup rumit. 

Atau, membuat sejenis kotak quote macam begini, saya harus memasukkan secara manual div class="box info. Dan, jujur saja, itu cukup melelahkan

Jadi, untuk Anda para Blogger yang ingin menjajal betapa menantang metode menulis seperti ini, bolehlah tantangan itu diterima.

Soalnya, masih begitu banyak metode lain yang berkaitan dengan tipografi alias kepenulisan yang bersinggungan langsung dengan sialan editor HTML

Jadi sebenarnya, kalau saya pikir-pikir menulis langsung di editor HTML itu:

  • Ngeri-ngeri sedap, soalnya salah kode sedikit saja bisa berakhir pada tampilan yang berantakan
  • Sangat memakan waktu, terutama bagi kita yang lebih paham bahasa ikan daripada bahasa pemrograman
  • Cukup menantang, sesuatu yang baru, sesuatu yang membuat kira meras seolah 'oh masih ada hal menarik dan kurang kerjaan yang bisa saya lakukan'.

Lagi, bikin tombol seperti ini misalnya: kita harus memasukkan tag button secara manual

Sedangkan kalau di WordPress, kita cukup memasukkan block button yang memang sudah tersedia di sana. Kalau mau ubah tampilannya, tinggal nambah kelas CSS khusus di pengaturan block-nya.

Dan, setelah menulis semuanya dengan susah payah, kerja keras, dan berdarah-darah itu; tidak ada yang membacanya. Mantap.

Post pertama, mencoba template Textrim gratisan by Igniel

Rangkuman tipografi template Blogger Textrim

Sekadar jadi catatan pribadi.

1. Huruf jatuh (dropcap)

Seperti pada paragraf pertama di bagian paling atas.

<span class="drop">L</span>orem Ipsum is simply dummy....

2. Tanda stabilo

Ini adalah contoh stabilo

<mark>Ini adalah contoh stabilo</mark>

3. Kotak box bintang

Bikin kotak box pakai kelas box info
<div class="box info">Bikin kotak box pakai kelas box info<div>

4. Sorotan teks mirip tombol

Entah ini apa namanya sorotan mirip tombol

<kbd>Sorotan mirip tombol</kbd>

5. Tabel, mungkin ini yang paling sulit

Kolom 1 Kolom 2 Kolom 3
Bawahnya 1 Bawahnya 2 Bawahnya 3
Bawahnya 1 Bawahnya 2 Bawahnya 3
Bawahnya 1 Bawahnya 2 Bawahnya 3

pertama buat heading tabel
<table> --buka tabel
	<thread> --entah ini apa
    	<tr> --entah ini apa
			<th>Kolom 1</th> --ini kolom heading pertama
			<th>Kolom 2</th> --ini kolom heading kedua
			<th>Kolom 3</th> --ini kolom heading ketiga
        </tr> --tutup tr
    </thread> --entah thread
heading tabel sudah jadi, kalau mau tambah kolom tinggal tambah bagian <th>
Sekarang buat bagian isinya.
	<tbody> --buka tbody
    	<tr> --buka tr
			<td>Bawahnya 1</td> --ini baris isi pertama
			<td>Bawahnya 2</td> --ini baris isi kedua
			<td>Bawahnya 3</td> --ini baris isi ketiga
		</tr> --tutup tr
        <tr> --buka tr lagi
			<td>Bawahnya 1</td> --ini baris isi pertama
			<td>Bawahnya 2</td> --ini baris isi kedua
			<td>Bawahnya 3</td> --ini baris isi ketiga
		</tr> --tutup tr lagi
        dan seterusnya buka-tutup tr sesuai banyaknya isi tabel
	</tbody> --tutup tbody
</table> --tutup tabel
Sebenarnya, masih sangat banyak kode-kode HTML aneh untuk tipografi, tapi sepertinya gak perlu mengingat semuanya, ya.

Apakah saya siap ngeblog dengan cara seperti ini

Jika setiap kali menulis paragraf harus dimulai dengan <p> lalu ditutup dengan </p> sepertinya saya tidak akan sanggup hahaha...

Itu merupakan kerja luar biasa yang membutuhkan ketelitian tinggi.


Yuk, coba sharing, Anda menulis postingan di Blogger pakai tampilan HTML atau tampilan menulis?

TerlamaLebih baru

Komentari